Tampilkan postingan dengan label Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Desember 2018

4 Kelompok Peneliti Mahasiswa, Presentasikan Hasil di Depan Reviewer

IAIN Parepare--- Usai pelaksanaan seminar hasil penelitan dosen yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, kembali menggelar seminar hasil penelitian mahasiswa (06/12).



Koordinator Penelitian P3M IAIN Parepare, Rustam Effendi mengungkapkan sebanyak 4 kelompok peneliti yang terdiri dari masing-masing perwakilan jurusan yakni jurusan Tarbiyah dan Adab, jurusan Syariah dan Ekonomi serta jurusan Dakwah dan Komunikasi.

Presentasi hasil dilaksanakan di lantai dua meeting room P3M IAIN Parepare. Hadir dua reviewer Dr. Zainal Said, M. H (Kepala P3M ) dan Dr. Sitti Jamilah, M. Ag (Sekretaris P3M).

    

"Alhamdulillah dari hasil penelitian mahasiswa ini sudah memenuhi standar penelitian yang telah ditetapkan oleh P3M dilihat dari waktu penyelesaiannya juga lumayan bagus cuma penyesuaian antara data-data di lapangan dengan masalah utama itu yang ada beberapa tadi belum maksimal makanya sesi seminar hasil ini saya juga secara pribadi memberikan masukan kepada mahasiswa peneliti untuk menambah data-data penelitiannya," jelas Zainal Said usai mereview hasil penelitian mahasiswa.



Lebih lanjut, Zainal Said juga berharap agar adanya peningkatan jumlah peminat mahasiswa dalam mengikuti seleksi proposal penelitian yang dilaksanakan setiap tahun.

"Harapannya, mahasiswa lebih banyak lagi mengikuti seleksi penelitian di lembaga di P3M ini karena kemarin itu hanya ada beberapa yang memasukkan tentunya ke depan kita berharap agar dari masing-masing mahasiswa itu bisa mengikuti seleksi proposal yang ada di P3M," harapnya.

  

Salah satu mahasiswa, Asriadi Arifin mengaku mendapatkan pelajaran berbagai hal saat menjadi peneliti bersama timnya. Salah satunya akan pentingnya manajemen waktu.

[caption id="attachment_9266" align="alignnone" width="300"] Foto presentasi: Asriadi Arifin[/caption]

"Ternyata menajemen waktu itu sangat penting. Manajemen waktu yang kami alami di sini terkait bagaimana pengumpulan data dan penyusunan laporan keuangan. Terus untuk bertemu dengan informan itu sangat sulit terutama perbankan karena mereka itu sangat sibuk," ucap Asriadi usai seminar hasil.

Setelah seminar dilakukan, empat kelompok dari cluster mahasiswa ini akan menyetorkan hasil revisi penelitian kepada P3M IAIN Parepare pada pekan mendatang.







Minggu, 02 Desember 2018

53 Dosen IAIN Parepare Ikut Seminar Hasil Penelitian

IAIN Parepare--- Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan seminar hasil penelitian dosen tahun anggaran 2018, Sabtu (01/12).



Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan di dua tempat yakni ruang seminar dan ruang A1 Pascasarjana IAIN Parepare.

Diikuti sebanyak 53 dosen peneliti dengan menghadirkan reviewer baik dalam kampus maupun di luar kampus.



Kepala P3M IAIN Parepare, Dr. Zainal Said mengungkapkan seminar hasil ini dilakukan untuk memverifikasi dan mengevaluasi hasil penelitian para dosen.

“Penelitian ini kan dianggarkan oleh negara makanya kita perlu keseriusan dalam menyelesaikan penelitian-penelitian ini apakah sudah sesuai dengan cakupan mulai dari judul sampai kesimpulan karena ini adalah kualitas yang harus kita pertahankan sehingga temuan-temuannya itu benar-benar bisa bermanfaat dalam dunia pendidikan khususnya dalam kehidupan masyarakat,” jelas Kepala P3M, Zainal Said.

Salah satu reviewer dari Diktis (Pendidikan Tinggi Islam) Wahyuddin Halim, Ph. D, menjelaskan penelitian selayaknya memberi kontribusi pada bidang keilmuan dan dapat menjadi hak kekayaan intelektual.

“Berkontribusi atau bercita-cita untuk menjadikan penelitian kita sebagai artikel, jurnal internasional dan paling tidak menjadi hak kekayaan intelektual,” ucap Wahyuddin.

[caption id="attachment_9248" align="alignnone" width="300"] Foto mulai sisi kiri: Dr. Zainal Said, M.H (Kepala P3M IAIN Parepare), Wahyuddin, P.h. D (Reviewer), Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si (Rektor IAIN Parepare) dan Dr. Muh. Khalifah Mustami, M. Pd (Reviewer)[/caption]

Sementara Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan berharap agar dalam memberikan laporan pertanggungjawaban dapat tepat waktu.

“Saya harap kita semua memberikan laporan pertanggungjawaban secara benar, wajar, dan tepat waktu. Kita tidak mengharapkan inspektorat sudah ada di kampus kita lantas laporan pertanggungjawaban kita belum masuk,” ujar Ahmad sebelum menutup seminar secara resmi, Ahad (02/12).

  

Usai mengikuti seminar, para dosen peneliti akan melakukan revisi penelitian sesuai saran-saran reviewer dan akan mengumpulkan pada P3M IAIN Parepare sesuai dengan waktu deadline yang telah ditentukan sebelumnya.

  

   

  

Sabtu, 20 Oktober 2018

Workshop Hak Kekayaan Intelektual Antisipasi Pelanggaran Hak

IAIN Parepare--- Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan workshop Hak Kekayaan Intelektual di ruang Seminar Pascasarjana IAIN Parepare, Jum'at (19/10).

Sebanyak 25 peserta yang merupakan dosen IAIN Parepare. Workshop ini akan berlangsung mulai tanggal 19 sampai 21 Oktober 2018.

Hadir pemateri Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si dan  Dr. Wahyudin Darmalaksana, M. Ag.

Kepala P3M IAIN Parepare, Dr. Zainal Said menganggap kegiatan ini sangat penting dilaksanakan. “Kegiatan ini sangat penting untuk lembaga ke depan, khususnya bagi teman-teman dosen. Ada beberapa karya yang terbit tapi ini belum terfasilitasi secara legal,” ucapnya.

[caption id="attachment_9113" align="alignnone" width="300"] Foto mulai sisi kiri Dr. Zainal Said, M.H (Kepala P3M IAIN Parepare), Muhammad Djunaidi, M. Ag (Wakil Rektor I), Dr. Wahyudin Darmalaksana, M. Ag (Pemateri)[/caption]



Dalam sambutannya, Wakil Rektor I bidang Kemasiswaan dan Kelembagaan IAIN Parepare, Muhammad Djunaidi memberikan beberapa contoh-contoh kasus pengklaiman karya apabila tidak didaftarkan sebagai Hak Cipta ataupun Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Ini sebagai antisipasi terhadap pelanggaran hak oleh pihak-pihak lain,” ungkap Muhammad Djunaidi, Wakil Rektor I sebelum membuka kegiatan.

Dikutip Wikipedia.org Kekayaan Intelektual atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau Hak Milik Intelektual adalah padanan kata yang biasa digunakan untuk Intellectual Property Rights (IPR) atau Geistiges Eigentum, dalam bahasa Jermannya, yakni hak yang timbul bagi hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Pada intinya HKI adalah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual. Objek yang diatur dalam HKI adalah karya-karya yang timbul atau lahir karena kemampuan intelektual manusia.



Senin, 15 Oktober 2018

Rapat Koordinasi Tim, Peduli Korban Bencana Gempa Tsunami

IAIN Parepare--- Pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya, IAIN Parepare terus berusaha membantu mengumpulkan donasi untuk para korban bencana.

Kunjungan Rektor IAIN Parepare Ahmad Sultra Rustan beserta rombongan pada hari Jumat, 5 oktober sampai dengan hari Minggu ke IAIN Datokarama Palu juga membawa salah satu misi yakni untuk mengajukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) kepada Pimpinan IAIN Datokarama Palu dalam rangka menyikapi bencana alam yang menimpa civitas akademik. Pihak IAIN Datokarama Palu pun menyambut baik nota MoU tersebut.

[caption id="attachment_8983" align="alignnone" width="300"] Foto penandatanganan MoU antara IAIN Palu dengan IAIN Parepare[/caption]

Sementara itu, usai melaksanakan rapat koordinasi bersama Rektor IAIN Parepare, Senin (15/10). Zainal Said Ketua tim peduli IAIN Parepare menjelaskan dana bantuan telah disalurkan melalui Kementerian Agama. Namun, IAIN Parepare masih membuka kesempatan berdonasi untuk para korban bencana mulai dari kalangan mahasiswa, pegawai, dosen maupun masyarakat sekitar.

Rapat koordinasi dihadiri oleh Rektor IAIN Parepare, para Wakil Rektor, para Ketua jurusan, Ketua Dema (Dewan Mahasiswa)  IAIN Parepare dan segenap tim.

“Alhamdulillah tadi kita sudah berkoordinasi dengan tim, dalam rapat koordinasi tadi Pak Rektor juga memberi arahan. Dana yang terkumpul mulai dari awal telah disumbangkan melalui Kementerian Agama dan sembako-sembako telah diantar langsung ke posko bencana. Sekarang ini bagaimana mengumpulkan dana bantuan masyarakat dan sivitas akademik,” ungkap Ketua Koordinator tim, Zainal Said usai mengikuti rapat.

[caption id="attachment_9064" align="alignnone" width="300"] Foto: Suasana rapat koordinasi di ruang pertemuan P3M Lantai 2, IAIN Parepare[/caption]


PALU - DONGGALA -SIGI

#DOMPET PEDULI IAIN PAREPARE#

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Duka Bencana Gempa dan Tsunami Palu, Donggala dan SIGI menantikan ULURAN TANGAN KASIH KITA semua. IAIN PAREPARE membuka dan menerima bantuan dana untuk para korban bencana alam , yang Insya Allah akan kami salurkan dengan penuh amanah.

Mengingat korban dan kerusakan dibidang pendidikan cukup besar, Kami menerima partisipasi Bapak, Ibu dan Saudara(i) melalui

Rek. BRI No. 0064.01.001108.30.6 an. DOMPET PEDULI IAIN PAREPARE

Terima kasih kepada para donatur. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan kasih sayangNya serta membalas dengan berlipat ganda bagi para donatur.

Jazakumullah Khairan Katsiran wa Jazakumullah Ahsanal Jaza...

Contact person
081142176133 ( Zainal Said )
082291922141 (AN Ras Try Astuti)